DPRD Kapuas: Perlu Ketegasan dalam Maksimalkan PAD dari Retribusi Pajak Walet

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 04 Juli 2019 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ketua DPRD Kapuas Algrin Gasan mengatakan perlu adanya ketegasan dari Pemkab melalui instansi terkait untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor retribusi pajak sarang burung walet.

Menurut politisi Partai Golkar ini menilai terutama terkait dengan masih belum optimalnya pihak eksekutif dalam menggali potensi PAD, sehingga perlu keseriusan lebih lagi dalam meningkatkannya.

Khususnha pada usaha budidaya sarang walet, padahal ada 2 penerimaan yang dapat dipungut oleh pemerintah daerah yaitu dari retribusi pemberian izin bangunannya dan pajak panen sarang burung walet. 

"Karenanya kami berharap pemerintah daerah harus tegas dalam menjalankan regulasi baik Perda maupun peraturan bupati dalam rangka untuk memaksimalkan penerimaan pendapatan asli daerah," ucapnya, Kamis, 4 Juli 2019. 

Dia juga berharap sektor potensi PAD lainnya bisa dimaksimalkan lagi agar bisa berkontribusi bagi pembangunan daerah ke depannya.

“Misalnya ada beberapa sektor yang menjadi potensi untuk pendapatan asli daerah tetapi ternyata belum serius didapatkan," katanya.

"Salah satunya panen sarang walet, itu sama sekali tidak dimaksimalkan pendapatannya, padahal investor luar berkilo-kilo katanya jual (sarang walet) dari daerah kita," tukasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)

Berita Terbaru