Pencarian Dua Korban Mobil Tercebur di Pangkoh Masih Dilakukan

  • Oleh James Donny
  • 05 Juli 2019 - 11:50 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Hingga saat ini,  Jumat,  5 Juli 2019 pencarian dua korban mobil tercebur di Sungai Kahayan, Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau masih dilakukan. 

Tim gabungan dari Polres Pulang Pisau, Sat Reskrim, Pol Air, Polsek Pandih Batu,  Dinas Perhubungan dan BPBD, dibantu masyarakat berhasil mengevakuasi mobil yang ditumpangi korban,  diduga korban hanyut terbawa arus sungai. 

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada memimpin langsung upaya pencarian setelah kejadian sejak Kamis, 4 Juli 2019. 

Sopir mobil Khoiril Adi Setiawan (25), warga Desa Purwodadi, Kecamatan Maliku, masih menantikan kabar nasib istri dan satu anaknya lagi yang ikut tenggelam bersama mobil Suzuki yang jatuh dari atas feri penyeberangan.  

Sementara satu anaknya sudah ditemukan tadi malam dalam kondisi meninggal dunia dan sudah dimakamkan pukul 07.30 WIB di Desa Purwodadi, Jumat, 5 Juli 2019. 

Kecelakaan itu terjadi pada Kamis, 4 Juli 2019 sekira pukul 11.30 WIB di Feri penyeberangan mobil Dusun Palambahen Desa Pangkoh Hulu Kecamatan Pandih Batu. 

Peristiwa bermula saat mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi KH 8129 NP naik ke kapal feri. Saat itu, mesin mobil sudah dalam keadaan mati dan mobil sudah menaiki kapal feri. 

Diduga, mobil tersebut remnya blong sehingga langsung meluncur dan menabrak rantai pembatas kemudian tercebur ke DAS Kahayan. 

Sopir mobil tersebut sempat meloncat keluar dari dalam mobil. Namun di dalam mobil tersebut, masih ada istri Khoiril Adi Setiawan, yakni Iis Hartati (27) dan kedua anaknya Rafa (3,5) dan Rafi (3,5).

Adi sudah berusaha menyelamatkan istri dan anaknya, tapi terkendala mobil sedang tenggelam karena air pasang saat kejadian. (JAMES DONNY/B-2) 

Berita Terbaru