Sipir Lapas Sampit 7 Bulan Terlibat Penyalahgunaan Sabu

  • Oleh Naco
  • 05 Juli 2019 - 13:06 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kt, sipir di Lapas Kelas 2B Sampit mengaku kalau ia baru saja terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan berjalan sekitar 7 bulan.

Bahkan pengungkapannya, kalau ia baru 2 kali menerima sabu dari NRD, napi yang kini menghuni Lapas Sampit. Hingga Kt tertangkap.

Kt ditangkap pada Rabu, 6 Maret 2019 sekitar pukul 09.40 WIB di Jalan Lembaga RT 39 RW 14 Kelurahan Sawahan Kecamatan MB Ketapang Kabupaten Kotim, tepatnya di rumah dinasnya.

Darinya diamankan barang bukti berupa satu paket kecil sabu, 3 buah pipet kaca, alat hisap berupa bong, korek api gas, ponsel dan kotak bekas permen.

Kt sebelum ke rumah dinasnya dibawa petugas. Ia terlebih dahulu diciduk di Jalan H Ikap saat menunggu seseorang mengantar sabu atas perintah NRD. Namun belum sampai ia keburu diamankan dan dibawa ke rumah dinasnya.

Sementara di kediamannya, sudah ada Dd (berkas terpisah) yang kedapatan menyimpan sabu juga.  Sabu dari Dd itu berasal dari NRD yang diserahkan melalui Kt saat bertemu di Lapas Sampit.

"Dalam waktu dekat kita akan limpahkan perkaranya ke Pengadilan Negeri Sampit," kata Kasi Pidana Umum Kejari Kotim,  Lutvi Tri Cahyanto. (NACO/B-2)

Berita Terbaru