Penyaluran Dana Hibah Harus Terbuka di Kotawaringin Timur

  • Oleh Naco
  • 05 Juli 2019 - 18:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Komisi I DPRD Kotawaringin Timur mengingatkan agar Pemkab mesti terbuka soal penyaluran dana hibah atau bantuan sosial.

"Maka dari itu penyalurannya mesti cermat dan berhati-hati. Harus dibuka kepada masyarakat," kata anggota Komisi I DPRD Kotim, Syahbana, Jumat, 5 Juli 2019.

Syahbana mengatakan kalau mereka sejauh ini tidak mengetahui persis berapa pos anggaran untuk Bansos di Kotim, karena saat pembahasan anggaran 2019 belum ada merincikan soal Bansos. 

Syahbana menyebut Bansos kerap bermasalah di daerah lain dan jangan sampai Kotim nantinya serupa dengan itu, berujung pada tindak pidana.

"Oleh sebab itu kami menekankan agar dana hibah atau bansos ini jangan hanya disalurkan begitu saja namun harus jelas peruntukannya," tukasnya.

Dia menitikberatkan kepada tim verifikasi yang membidangi bansos. Jangan memberikan dana itu hanya untuk orang tertentu saja, ini harus terbuka untuk semua masyarakat yang berhak. 

Bahkan kata dia jangan  ada kesannya seperti  dana hibah yang seperti menumpuk di tempat tertentu saja.

Dana hibah yang diberikan harus dipertimbangkan, jangan sampai ada yang mencolok, terlalu tinggi atau terlalu rendah. Sehingga ada pemerataan terhadap jumlahnya. (NACO/B-6)

Berita Terbaru