Integrasi Sapi Sawit Diharapkan Tingkatkan Populasi di Sukamara

  • Oleh Norhasanah
  • 07 Juli 2019 - 18:42 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sukamara berharap dengan adanya instruksi Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah yang mewajibkan perusahaan perkebunan melakukan integrasi sapi sawit bisa berdampak terhadap populasi sapi di Sukamara.

"Setahun setelah ada edaran dari gubernur, perusahan wajib melaksanakan meintegrasi sapi sawit. Artinya di lahan kebun sawit itu mereka memelihara sapi," ucap Kepala Bidang Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat, Minggu, 7 Juli 2019.

Syamsir berharap dengan dilaksanakannya program ini akan memberikan dampak baik terhadap populasi sampi di Bumi Gawi Barinja. "Mudah-mudahan dengan program ini populasi sapi kita meningakat, ada penambahan," harapnya.

Upaya yang dilakukan pemerintah saat ini dalam meningkatkan popilulasi sapi di Sukamara dengan Upsus Siwab yakni dengan cara melakukan pendekatan kepada masyarakar agar pihaknya lebih berperan aktif dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya peternakan untuk mencapai kebuntingan.

"Program ini adalah upaya pemerintah mempercepat peningkatkan populasi sapi dan kerbau bunting di Sukamara," ujarnya.

Melalui evaluasi ini pihaknya dapat mengentahui masalah dan kendala yang dihadapi agar adanya solusi serta tindakan yang diperlukan dalam mensukseskan program Upsus Siwab. (NORHASANAH/B-6)

Berita Terbaru