Ini Cara Prof Birute Promosikan Taman Nasional Tanjung Puting ke Wisatawan Tim Silversea Expedition

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 07 Juli 2019 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) menjadi tujuan utama para wisatawan mancanegara dari tim Silversea Expedition. Tertariknya wisatwan asing ini tidak lepas dari campur tangan dari Prof DR Birute Mary Galdikas dalam mempromosikannya.

TNTP sampai sekarang 2019 tetap menjadi magnet wisatawan dunia. Birute sendiri diusia yang tidak lagi muda (73) masih bisa mengawal 88 turis dari tim Silversea Expedition ke lokasi Camp Leakey di TNTP, Sabtu, 6 Juli 2019.

“Tujuan utama rombongan turis dari kapal pesiar Silver Discoverer ini untuk melihat orangutan feeding platform di TNTP dengan habitat aslinya di Camp Leakey," ujarnya, Minggu, 7 Juli 2019.

Obyek wisata TNTP saat ini sudah mendunia. Sebelumnya berkat dedikasi Birute terus dipromisikan keberbagai belahan negara Eropa, Amerika, Australia dan Asia.

Cara Birute mempromosikan TNTP diberbagai belahan negara di dunia dengan menggelar berbagai pertemuan dan kajian ilmiah dengan perguruan tinggi, para pakar dan pengamat, bahkan dengan majalah Discovery serta sejumlah radio dan telivisi.

Dalam statemen promosinya Birute menceritrakan tentang kehidupan orangutan yang nyaris langka di dunia. Bagaimana orangutan yang semula hidupnya dikekang oleh manusia, kemudian bisa bebas hidup dihabitatnya di TNTP.

Kemudian bagaimana cara orangutan berkembang biak sampai melahirkan anaknya. Semua itu oleh Birute dipaparkan dalam berbagai pertemuan dibelahan dunia, termasuk sampai sekarang fenomena kehidupan orangutan terus disampaikan ke tamu - tamu turis yang berkunjung ke TNTP, termasuk kepada 88 turis dari Tim Silversea Expedition yang berkunjung ke Camp Leakey TNTP.

Hasil jerih payah Birute puluhan tahun kerja keras mempromosikan TNTP di belahan negara di dunia, maka Birute Mary Galdikas dan TNTP semakin besar magnetnya untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.

Banyaknya kunjungan wisatawan dunia ke TNTP yang mencapai sekitar 25.000 per tahun banyak membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat dan pemasukan devisa untuk negara Indonesia.

“Yang memberikan semangat saya masih kuat mendampingi kunjungan turis ke TNTP yaitu ketika mereka senang melihat orangutan. Sebab para turis benar - benar belum tahu bahwa orangutan masih banyak hidup di habitatnya di hutan TNTP," ungkapnya.

Berita Terbaru