Bupati Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018

  • Oleh Uriutu
  • 08 Juli 2019 - 16:12 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah atau Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran APBD tahun anggaran 2018.

Nota pengantar Raperda pertanggungjawaban APBD 2018 tersebut disampaikan pada rapat paripurna IV masa sidang II di ruang rapat graha paripurna DPRD, Senin, 8 Juli 2019.

Eddy Raya membeberkan, laporan keuangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018 telah diperiksa oleh Badan Pengawas Keuangan atau BPK RI perwakilan Kalteng dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian WTP.

“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keterangan pertanggungjawaban,” kata Eddy Raya Samsuri kepada Borneonews usai kegiatan.

Menurutnya, subtansi nota pengantar ini merupakan gambaran dari realisasi pelaksanaan APBD 2018 yang telah diaudit BPK RI dan telah mendapatkan opini WTP.

Ia merinci realisasi pendapatan daerah sebesar Rp 993,05 miliar atau 99,63 % dari target sebesar Rp 996,69 miliar. 

Sementara untuk realisasi belanja daerah secara keseluruhan Rp 855,36 miliar dari anggaran sebesar Rp 956,44 miliar atau 89,34 %.

Ia membeberkan, untuk realisasi pembiayaan terdiri dari penerimaan daerah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran atau Silpa  sebesar Rp 97,91 miliar. Dan Penerimaan utang jangka pendek sebesar Rp 3 miliar.

Sedangkan pengeluaran daerah lanjut dia, terdiri dari penyertaan modal pada PT Bank Pembangunan Kalteng cabang Buntok sebesar Rp 5,5 miliar, penyertaan modal pada PDAM Tirta Barito Buntok Rp 1 miliar.

“Jadi realisasi atas pembiayaan netto sebesar Rp 92,8 miliar,” bebernya.

Ia melanjutkan, saldo akhir kas Bendahara Umum Daerah  atau BUD dengan rincian, saldo akhir kas daerah sebesar Rp 88,2 miliar, kas di bendahara pengeluaran Rp 5,9 juta dan kas bendahara Jaminan Kesahatan Nasional atau JKN Rp 6,6 miliar.

Berita Terbaru