Ini Alasan Kejaksaan Limpahkan Kasus OTT ke Aparat Pengawasan Internal Pemerintah

  • Oleh Agus Priyono
  • 09 Juli 2019 - 19:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kejaksaan Negeri Palangka Raya melimpahkan perkara operasi tangkap tangan oknum kepala sekolah kepada Aparat Pengawasan Internal Pemerintah. Terkait itu, Kejari Palangka Raya menyatakan pelimpahan dilakukan dengan melihat beberapa aspek.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palangka Raya, Zet T Allo, mengatakan, aspek tersebut berupa keadilan, dan juga melihat dampak yang ditimbulkan apabila oknum tersebut dipidanakan.

Untuk itu, Kejari Palangka Raya susah melakukan tugasnya dan tidak melanggar aturan apapun terutama Perpres nomor 87 tahun 2016 tentang Satuan Tugas Saber Pungutan Liar.

"Kami ini lebih menekankan pada aspek keadilan, kemudian efek yang ditimbulkan itu apa. Selain itu, Perpres itu juga bermuara pada keadilan juga. Jadi keputusan yang kami ambil bukan pelanggaran," kata Zet, Selasa, 9 Juli 2019.

Selain itu, dia juga menegaskan, pihaknya lebih berfokus pada memperbaiki dan melindungi dunia pendidikan yang ada di Indonesia khususnya Palangka Raya. Agar pungutan liar (pungli) tidak bertambah marak.

"Tujuan kami di sini untuk memperbaiki sistem pendidikan. Terutama melindungi anak-anak didik dari bahaya pungli tersebut," pungkasnya. (AGUS/B-11)

Berita Terbaru