Ini Enam Tanda Stunting Pada Anak

  • Oleh Norhasanah
  • 09 Juli 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara Amir Sapiyudin mengatakan, ada enam tanda anak yang mengalami stunting. Tanda-tanda ini yang bisa dilihat orangtua.

"Enam tanda klinis stunting selain standar WHO itu bisa dilihat oleh orangtua," kata Amir Sapiyudin, Selasa, 9 Juli 2019.

Enam tanda tersebut yakni terlambatnya pubertas, pertumbuhan gigi terlambat, wajah tampak lebih muda, daya tangkap dan konsentrasi belajar menurun, pertumbuhan melambat, dan pendiam.

"Dampak buruk dari stunting ini, untuk jangka pendek terganggunya pertumbuhan otak dan kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, serta gangguan metabolisme dalam tubuh," ujarnya.

Sementara untuk dampak jangka panjangnya, menurunnya kemampun koognitif dan presentasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh, dan mudah terserang penyakit degeneratif.

"Dinas Kesehatan akan berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sukamara," tegas Amir.

Amir menambahkan, untuk saat ini, jumlah penderita stunting di Kabupaten Sukamara mencapai 23 persen, lebih tinggi dari standar WHO yang menetapkan hanya 20 persen.

"Sukamara masih berada di angka paling rendah jika dibanding dengan kabupaten lain di Kalimantan Tengah. Hanya saja untuk prevalensi stunting daerah, kita berada di atas standar WHO yang hanya 20 persen," kata Amir Sapiyudin. (NORHASANAH/B-11)

Berita Terbaru