Bupati Murung Raya Berupaya Tekan Angka Pernikahan Usia Dini di Pedesaan

  • Oleh Syahriansyah
  • 09 Juli 2019 - 20:42 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pernikahan usia dini menjadi perhatian khusus bagi Bupati Murung Raya (Mura), Perdie M Yoseph. Bahkan dia berupaya menekan angka pernikahan usia dini khususnya di pedesan.

Imbasnya, banyak generasi muda di pedesaan usai menyelesaikan pendidikan pada SMA sederajat memilih untuk menikah. Padahal, lebih baik melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Terkait itu, Perdie meminta agar semua pihak berperan untuk menekan angka pernikahan usia dini. Hal itu penting untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda yang berkualitas di Murung Raya. 

"Saya minta agar semua pihak berperan untuk menekan angka pernikahan usia dini. Terutama di pedesaan," kata Perdie M Yoseph, Selasa, 9 Juli 2019.

Keseriusan Bupati Mura dalam menekan pernikahan usia dini diwujudkan dengan anggaran Rp 12 miiar untuk 116 desa.

Tujuannya, agar pemerintah desa bisa melakukan pengembangan terhadap generasi muda, agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

"Program itu akan sejalur dengan beasiswa gratis yang digalakkan oleh Pemkab Mura saat ini. Sebagai bentuk penekanan pernikahan usia dini," tutup Perdie. (RIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru