Keanekaragaman Budaya Meriahkan Puncak Peringatan Hari Bhayangkara Polres Kotawaringin Timur 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 10 Juli 2019 - 17:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Keanekaragaman budaya memeriahkan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 73 yang digeelar Polres Kotawaringin Timur, di Kecamatan Parenggean, Rabu, 10 Juli 2019. 

Keanekaragaman budaya tersebut dilebur menjadi satu, sebagai upaya aparat kepolisian agar menyatukan masyarakat di daerah ini. Tanpa membedakan budaya, suku, agama, dan golongan. 

"Penampilan atraksi kebudayaan ini melibatkan masyarakat. Ini sebagai bentuk pemersatu tanpa ada perbedaan di tengah masyarakat," kata Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel. 

Rommel menjelaskan, kebudayaan yang ditampilkan pada puncak Hari Bhayangkara itu, diantaranya berasal dari Suku Dayak, Jawa Barat, Bali, dan Jawa Timur. Masing-masing menampilkan atraksi khas daerah masing-masing 

Hal itupun rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar. Bahkan ribuan warga terhibur dengan pertunjukkan dari pegiat seni itu.

"Tarian ini sebagai upaya pemersatu bangsa. Masyarakat bisa mewujudkan kesatuan dan persatuan, melalui keanekaragaman budaya," kata Rommel. 

Ribuan masyarakat yang hadir berkumpul menyaksikan langsung satu per satu pertunjukkan. Hal itupun menjadikan upacara puncak Hari Bhayangkara Polres Kotim semakin semarak. 

"Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah datang untuk memeriahkan kegiatan ini. Ini upaya kami untuk menyatukan masyarakat di tengah keberagaman," kata Rommel.

Bahkan sejumlah perwira terhibur dengan penampilan itu. Seperti Wakapolres Kotim, Kompol Endro Aribowo, Kabag Ops, Kompol Boni Ariefianto, Kasat Reskrim, AKP Ahmad Budi Martono, dan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru