Asumsi APBD Kotawaringin Timur 2020 Masih di Angka Rp 1,5 Triliun

  • Oleh Naco
  • 10 Juli 2019 - 18:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) yang diajukan Pemkab Kotawaringin Timur ke DPRD, mencantumkan gambaran keuangan Kotim 2020 mendatang. 

Di situ angka masih berada di kisaran Rp 1,5 triliun. Besaran itu masih belum termasuk sektor pendapatan lainnya dan dana transfer dari pemerintah pusat.

Adapun pendapatan asli daerah sebesar Rp 983 miliar lebih, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 311 miliar lebih. Kemudian untuk belanja sebesar Rp 1,5 triliun lebih yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 926 miliar lebih, belanja langsung sebesar Rp 629 miliar lebih.

"Asumsi APBD Murni 2020 ini telah disusun dalam kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS), serta sudah diajukan ke DPRD untuk dibahas lebih lanjut,"  kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, Rabu, 10 Juli 2019.

Jhon optimistis angka itu akan terus naik nantinya, semua itu sesuai dengan amanat UU Nomor 3 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD. Di situ dijelaskan, dana pembangunan khususnya dari alokasi khusus akan dianggarkan sesuai Peraturan Presiden.

Jika pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden terkait dengan dana alokasi khusus, dana insentif daerah, dana alokasi umum dan dana alokasi daerah dan desa, maka tidak menutup kemungkinan APBD 2020 akan mengalami kenaikan. 

Jhon mengatakan dalam waktu dekat ini KUA PPAS 2020 itu akan segera dibahas. Bahkan mereka upayakan sebelum berakhir masa jabatan DPRD Kotim periode 2014 - 2019 ini. (NACO/B-11)

Berita Terbaru