Lahan Rencana Provinsi Kotawaringin Raya Tersedia Terpisah-pisah

  • Oleh Reno
  • 11 Juli 2019 - 17:00 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Lahan yang disiapkan untuk Ibu Kota pemekaran Provinsi Kotawaringin Raya di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan hanya tersisa 80 hektare. Padahal, sebelumnya ada 1.700 hektare lahan yang disiapkan.

Ironisnya lagi, lahan tersebut tidak dalam satu hamparan namun terpisah-pisah. Atas dasar itulah, lahannya sulit diusulkan untuk persiapan.

"Yang 80 hektare bakal dihibahkan masyarakat untuk ibu kota provinsi ini juga tidak dalam satu hamparan. Titiknya menyebar," kata Camat Hanau, Titok Kurdias, Kamis, 11 Juli 2019.

Kondisi ini tentu berpengaruh, apabila menjadi ibukota karena ketersediaan lahan yang minim. Serta tidak berada dalam satu hamparan.

Namun tetap ada upaya untuk mencari lahan baru yang bisa dijadikan lokasi ibukota provinsi Kotawaringin Raya tersebut.

"Bagaimana pun keputusannya kita tetap akan mencari lahan yang sehamparan. Malah informasi terakhir untuk lahan ibukota provinsi ini antara 6.000 - 8.000 hektare yang dibutuhkan. Sementara yang ada sekarang hanya ada 80 hektare," kata dia.

Ia menyebutkan nantinya akan ada alternatif-alternatif, bahkan mereka juga sudah ada mengadakan rapat. Namun belum sampai final.

"Kami sudah membahas. Mencari lokasi yang masih kosong tanpa ada ganti rugi. Karena kata pak bupati mencari yang dihibahkan masyarakat tanpa ganti tugi," pungkasnya. (RENO/B-11)

Berita Terbaru