Wacana Pemindahan Ibu Kota Tak Pengaruhi Pengembangan Water Front City

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 11 Juli 2019 - 18:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wacana pemindahan ibu kota pemerintahan Republik Indonesia ke Kalimantan Tengah, tidak akan memengaruhi pengembangan Water Front City di Palangka Raya.

Mega proyek yang sudah digaungkan sejak kepemimpinan Wali Kota Riban Satia ini, tetap akan dilanjutkan dalam masa jabatan Wali Kota Fairid Naparin dan wakilnya, Umi Mastikah.

“Terlepas jadi atau tidaknya pemindahan ibu kota pemerintah ke Kota Palangka Raya, maka konsep pengembangan Water Front City tetap harus berjalan,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah usai mendampingi rombongan Komisi V DPR RI, Kamis, 11 Juli 2019

Apalagi, konsep Water Front City sudah diimpikan dan diprogramkan sejak lama oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Sehingga apapun yang terjadi perlu dilanjutkan.

Dia juga berterimakasih atas perhatian dari Tim kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi V DPR RI, yang menyempatkan diri mengunjungi Kota Palangka Raya.

"Kami menyambut baik kegiatan anggota DPR RI yang mau terjun langsung melihat kondisi Palangka Raya. Diharapkan ini bisa berlanjut, sebab banyak item-item pembangunan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat," tandas Umi. (HERMAWAN DP/B-11)

Berita Terbaru