Sekeluarga Jadi Pengedar Sabu, Ayah dan Abang Sudah Jadi Napi, Ibu Masih DPO

  • Oleh Naco
  • 11 Juli 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Narapidana dalam peredaran gelap kasus narkotika semakin terkenal, apalagi setelah terungkap sekeluarganya sebagai pengedar sabu.

Kali ini giliran anaknya yang masih berumur 17 tahun ditangkap anggota Polda Kalteng. Berkas tahap II anaknya ini dilimpahkan Kamis, 11 Juli 2019 di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Bahkan saat ini istri narapidana ini masih menjadi borunan pihak kepolisian rentetan kasus anaknya. Istrinya  merupakan orang yang menyerahkan sabu seberat 10,25 gram kepada anaknyan dan kepada tersangka anak 17 tahun yang merupakan putra napi sabu.

Hingga kedua remaja itu menjadi tersangka setelah diamankan pada Sabtu, 22 Juni 2019 di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Sampai saat ini saya tidak tahu di mana keberadaan ibu saya," kata tersangka yang sudah putus sekolah itu.

Sementara tersangka setelah menjadi napi kasus narkotika, dia dititipkan di Lapas Muara Teweh. Sementara anak nyayang juga terlibat sabu masih menjadi penghuni Lapas Sampit.

"Kalau abang saya sebentar lagi keluar, kalau bapak saya belum tahu kapan bebasnya," tandas tersangka. (NACO/B-6)

Berita Terbaru