Pelaku Penipuan Berkedok Arisan di Pangkalan Banteng Ditangkap di Jawa

  • Oleh Wahyu Krida
  • 11 Juli 2019 - 21:22 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - SU (37) warga Desa Karang Mulya RT 2, RW 1, Kecamatan Pangkalan Banteng ini ditangkap aparat Polres Kotawaringin Barat karena melakukan penipuan berkedok arisan.

Pelaku sempat kabur ke Jawa. Perempuan asal Desa Raji RT 4, RW 1, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini ditangkap di rumah di Dusun Begajan, RT 1 RW 3, Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, 9 Juni 2019 sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris Waluyo, Kamis, 11 Juni 2019 menjelaskan tersangka dilaporkan tetangganya Daryanto (33), Yuni Rustikasari (26), Supiyah (50), Nurul (42), Tarmuji (45) dan Siti Widarti (56) ke polisi 2 Juli 2019.

“Para korban melapor karena uang arisan yang dijanjikan tidak kunjung diberikan. Selain itu tersangka tidak bisa dihubungi. Karena itulah para korban yang merasa ditipu langsung melaporkan ke Polsek Pangkalan Banteng,” jelasnya.

Karena tersangka saat itu menawarkan pada para korbannya untuk mengikuti arisan. "Para korban yang tertarik kemudian menyerahkan uang secara bertahap yang nominalnya bervariasi antara Rp 26 juta - Rp 175 juta. Penarikan uang para korban dilakukan dalam kurun waktu sebulan yaitu dari awal Juni hingga Juli 2019," jelasnya.

Setelah melakukan penyelidikan, tersangka diketahui berada di rumah orang tuanya di Dusun Begajan.

"Tersangka saat itu kita tangkap tanpa perlawanan dan saat ini sudah ditahan dan menjalani penyidikan," imbuhnya.

Kapolsek menjelaskan uang yang diperoleh dari para korban sebagian sudah digunakan untuk keperluan sehari-hari dan biaya berangkat ke Jawa.

“Diperkirakan kerugian yang dialami para korban berkisar ratusan juta. Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP subsider Pasal 372 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 4 tahun penjara. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru