Lapas Palangka Raya Bergandengan Tangan dengan BNNP Berantas Narkoba 

  • Oleh Budi Yulianto
  • 12 Juli 2019 - 19:02 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palangka Raya siap bergandengan tangan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Tengah, dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran narkoba. 

Hal tersebut berkaitan dengan dugaan narapidana mampu mengendalikan peredaran narkoba dari dalam penjara.

"Kita akan bekerjasama dengan BNNP, sekecil apapun informasi itu," kata Kepala Lapas Palangka Raya, Syarif Hidayat, Jumat, 12 Juli 2019.

Dia menuturkan, akan membicarakan lebih lanjut soal itu termasuk rencana razia yang kadang kala bocor sebelum dilakukan. Kebocoran atas informasi menurutnya bisa dilakukan oknum, masyarakat, tetangga, atau warga binaan lainnya.

Dia menambahkan, selama ini keterlibatan oknum belum terdeteksi. Namun jika ada yang terindikasi masuk dalam jaringan, ia menegaskan tidak ada kompromi.

"Saya tidak akan melindungi orang yang seperti itu," tegasnya.

Sebelumnya, anggota BNNP Kalteng belum lama ini mengungkap tiga jaringan berbeda dengan total barang bukti 1,6 kilogram sabu. Satu dari 6 tersangka yakni berinisial CK (39), diduga dikendalikan seorang narapidana lapas setempat berinisial FA. 

CK ditangkap di kawasan wilayah Kalampangan, Kota Palangka Raya pada Selasa, 9 Juli 2019. Barang buktinya sekitar 100 gram sabu. (BUDI YULIANTO/B-11)

Berita Terbaru