Karyawan PT GSDI Tewas Terpeleset di Kolam Limbah

  • Oleh Wahyu Krida
  • 12 Juli 2019 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fatkur Rahman (34 tahun) karyawan PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) anak perusahaan dari Astra Agro Lestari (AAL) tewas setelah terpeleset di kolam limbah, Jumat, 12 Juli 2019.

Kolam limbah ini berlokasi di Desa Sungai Bengkuang, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menurut Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Waris Waluyo jenazah korban ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 06.30 WIB.

"Rekan korban saat itu bermaksud melakukan pengecekan area limbah di kolam dan melihat motor korban," jelasnya. Namun saat dia mencari keberadaan rekannya, dia tidak menemukannya. 

"Di tempat itu rekan korban menemukan senter yang  berada di pinggir kolam limbah. Hal ini kemudian menimbulkan kecurigaannya," sebutnya.

Rekan kerja korban tersebut kemudian memanggil rekannya yang lain untuk mengecek kolam limbah yang berukuran 24,95 meter x 17,90 meter,  kedalaman 3,23 m serta untuk kedalaman  lumpur sekitar 2 m.

"Ternyata mereka melihat tubuh korban berada dalam kolam limbah tersebut. Namun tidak kelihatan secara langsung dari permukaan, lantaran kondisinya berlumpur hitam. Karena itulah mereka segera menghubungi pihak perusahaan," jelasnya.

Kapolsek menjelaskan setelah berupaya melakukan evakuasi, jenazah korban berhasil diangkat dari dalam kolam limbah sekitar pukul 09.30 WIB.

"Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum," jelasnya lagi.

Kapolsek menduga korban meninggal lantaran terpeleset saat mengambil air untuk sampel laboratorium yang biasanya dikerjakan setiap pembuangan limbah.

"Berdasarkan keterangan rekan kerja korban, Kamis, 11 Juli 2019 sekitar pukul 19.00 WIB korban masih melakukan hubungan telepon dan Whatsapp," tandasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru