Dinkes Sukamara Tingkatkan Sosialisasi Cegah Peningkatan Stunting

  • Oleh Norhasanah
  • 14 Juli 2019 - 20:24 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara akan tingkatkan sosialisasi untuk cegah penambahan penderita stunting di Bumi Gawi Barinjam. Saat ini penderita stunting mencapai 23 persen.

"Untuk cegah peningkatan penderita, salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan sosialisasi," ucap Plt Kepala Dinkes Sukamara Amir Sapiyudin, Minggu, 14 Juli 2019.

Menurut Amir, dengan adanya sosialisasi mengenai stunting diharapkan meningkatkan pengetahuan orang tua. "Dengan sosialiasi ini juga, orang tua juga bisa mengetahui sebab-sebab dan ciri-ciri stunting," ujarnya.

Stunting akan menjadi perhatian pihaknya, sesuai dengan instruksi pimpinan yang sempat menyoroti permasalahan tersebut. "Stunting memang menjadi program prioritas kita," tukas Amir.

Sebelumnya, Bupati Sukamara, Windu Subagio mengingatkan Dinas Kesehatan untuk tetap waspada terhadap stunting, mengingat di Kalimantan Tengah penderita stunting telah mencapai 30 %.

"Stunting adalah isu nasional, Provinsi Kalimantan Tengah ini ada 30 persen lebih bayi atau generasi penerus kita yang terkena stunting," kata Windu Subagio.

Windu melanjutkan, angka penderita stunting tersebut saat ini sudah berada di atas rata-rata nasional sehingga perlu adanya perhatian serius agar jumlah penderita tidak semakin bertambah.

"Memang di Kabupaten Sukamara masih kecil, tetapi kita harus tetap waspada," tuturnya.

Bupati berharap agar penanggulangan stunting jelas dan terarah sehingga penderita yang mengalami hambatan terhadap tumbuh kembangnya bisa diatasi dengan tepat.

"Penanggulangannya stunting ini harus jelas, secara data berapa jumlah anak kita yang terkena stunting dan apa yang harus dilakukan," terang Windu Subagio. (NORHASANAH/B-2)

Berita Terbaru