Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp 75 Ribu Per Kilogram 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 15 Juli 2019 - 16:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Harga cabai rawit di sejumlah pasar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kenaikan cukup signifikan. Bahkan satu kilogramnya mencapai Rp 75 Ribu. 

"Kenaikan harga cabai rawit mencapai 100% dari sebelumnya, karena harganya berada di Rp 75 ribu per kilogram," ujar Sularsih, seorang pedagang di Pasar Mangkikit Sampit, Senin, 15 Juli 2019. 

Naiknya harga cabai rawit tersebut sudah terjadi hampir sepekan terakhir. Kenaikan yang terjadi cukup tinggi, karena harga sebelumnya yakni Rp 40 ribu per kilogram. Bahkan pedagang memperkirakan. Harga akan kembali meningkat, jika kemarau masih terjadi di wilayah Kotim dan juga sebagian daerah di Indonesia ini. 

"Kemungkinan akan terjadi kenaikan lagi, karena dampak dari musim kemarau ini," kata Sularsih. 

Saat ini permintaan atau pembelian terhadap cabai rawit masih tinggi. Namun hal itu tidak membuat harga turun, namun malah naik. Akibat ada beberapa petani cabai yang mengalami gagal panen dan penurunan hasil panen. 

"Mudah-mudahan harganya bisa segera turun, tidak mengalami kenaikan lagi. Sehingga penjualan cabai rawit bisa kembali normal seperti biasanya," harap Sularsih. 

Sementara, bawang merah dan bawang putih yang dijual di Pasar Mangkikit Sampit harganya masih normal. Bawang merah dijual pedagang dengan harga Rp 30 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih Rp 35 ribu per kilogram. (MUHAMMAD HAMIM/m)

Berita Terbaru