SMAN 1 Palangka Raya Butuhkan 200 unit Komputer untuk Optimalkan UNBK

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 15 Juli 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - SMAN 1 Palangka Raya memerlukan sekitar 200 unit komputer. Hal itu untuk optimalisasi pelaksanaan ujian nasional maupun ujian sekolah berbasis komputer.

“Optimalnya harus punya 200 unit komputer untuk pelaksanaan ujian berbasis komputer, baik UNBK maupun USBN-BK,” kata Kepala SMAN 1 Palangka Raya, M Ramli, Senin, 15 Juli 2019.

Menurut Ramli dengan jumlah tersebut sekolah dapat melaksanakan ujian lebih baik. Ujian pun dapat dilaksanakan hanya dengan dua sesi, agar siswa tidak terbebani.

Dia meyakini, diakui ataupun tidak, pelaksanaan ujian sampai sore hari akan membebani psikologis siswa. Karena memang suasana lingkungan yang berbeda dengan pagi hari.

“Kami saat ini baru memiliki sekitar 85 komputer, dan tersebar di dua ruang laboratorium. Dengan jumlah yang mencukupi kami tidak perlu lagi meminjam komputer ke sekolah terdekat untuk UNBK,” sebut dia.

Jika untuk standar minimal, diakuinya total 160 unit komputer cukup untuk ujian peserta didik di SMAN 1 Palangka Raya. Dengan catatan ujian tetap harus dilaksanakan dengan tiga sesi. (HERMAWAN DP/B-11)

Berita Terbaru