Promosi Kesehatan Menjaga Keamanan Pengolahan Makanan Perlu Ditingkatkan

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 16 Juli 2019 - 18:56 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Berbagai upaya pencegahan terjadinya keracunan pangan sebelumnya telah dilakukan. Mulai dari edukasi keamanan pangan dan pengolahannya, baik yang dilakukan Dinas Kesehatan Kapuas maupun puskesmas.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Apendi, menilai upaya tersebut ternyata belum cukup kuat mencegah terjadinya KLB keracunan pangan. Pasalnya, banyak faktor yang memengaruhi. 

"Karena itu saya perintahkan agar promosi kesehatan, berupa pentingnya menjaga kebersihan dan keamanaan pengolahan makanan harus ditingkatkan," kata Apendi, Selasa, 16 Juli 2019. 

"Kita harus perkuat di hulunya, yakni pencegahannya. Puskesmas secara pro aktif memberikan edukasi pencegahan ini ke masyarakat," imbuhnya.

Dia mengatakan upaya pencegahan sebagaimana yang telah diatur Kementerian Kesehatan, yakni tentang hygiene sanitasi pangan pada tempat pengelolaan makanan atau TPM, harus benar-benar dijalankan. 

Untuk itulah, jika terjadi KLB keracunan pangan, ini harus dihadapi secara komprehensif dan terpadu.  Kemudian dari aspek mitigasi dan pencegahan juga penting agar tidak meluas.

"Kami berharap, melalui surveilans epidemiologi yang baik, maka penyebab KLB dapat diketahui dengan tepat. Sehingga ke depan dapat lebih spesifik lagi intervensi pencegahannya," harapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru