Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Kepung Kabupaten Katingan

  • Oleh Abdul Gofur
  • 16 Juli 2019 - 19:22 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Wilayah Kabupaten Katingan terancam dikepung kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Pasalnya, saat ini saja, hampir tiap hari terjadi kebakaran lahan itu, terutama di Kecamatan Katingan Hilir.

Terbaru pada Senin, 15 Juli 2019 siang, lahan yang berada di tepi Jalan Trans Kalimantan antara Bukit Batu - Hampangen terbakar. Api menghanguskan sekitar tiga hektare lahan itu. Kebakaran di sana berhasil dipadamkan tim gabungan baik dari BPBD, Damkar, TNI dan Polri.

Sebelumnya, kebakaran lahan kosong juga terjadi di Jalan Soekarno - Hatta dan Jalan Bukit Raya Kasongan.

Kecamatan Katingan Hilir merupakan daerah rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Lainnya, yakni Kecamatan Tasik Payawan, Kamipang, Mendawai, dan Katingan Kuala. Di wilayah itu, kedalaman gambut bisa mencapai 10 meter lebih.

"Mungkin kalau kemarau panjang, bisa saja wilayah Katingan Hilir hingga Kecamatan Mendawai, banyak lahan terbakar. Tahun 2015 lalu, meski upaya pemadaman sudah maksimal, tapi karhutla tetap terjadi. Ini salah satu faktonya karena wilayah Katingan sebagian lahannya terdiri dari gambut tebal," kata Heri, warga Kasongan, Selasa, 16 Juli 2019.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Katingan, Akhmad Rubama mengatakan, sejak beberapa hari terakhir wilayah Katingan terutama Kasongan dan sekitarnya sudah mulai diterjang kebakaran lahan meski skalanya masih kecil.

Terkait itu, dia mengimbau kepada lapisan masyarakat agar menahan diri untuk tidak membakar hutan dan lahan itu. (ABDUL GOFUR/B-11)

Berita Terbaru