Pria 46 Tahun Bunuh Diri Diduga Frustasi Istri Meninggal Dunia 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 16 Juli 2019 - 20:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pria berusia 46 tahun  ditemukan tewas bunuh diri di pohon karet, Selasa, 16 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 WIB. Diduga kuat, korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi lantaran istri meninggal dunia satu tahun yang lalu. 

"Hasil penyelidikan kami sementara, diduga korban mengakhiri hidupnya karena frustasi ditinggal istri meninggal dunia setahun lalu," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Sei Sampit, Ipda Taufik Hidayat, Selasa, 16 Juli 2019. 

Sejak ditinggal sang istri, korban sering mengalami sakit-sakitan hingga tak kunjung sembuh. Itu juga menjadi salah satu faktor penyebab korban nekat bunuh diri di pohon karet tersebut. Meskipun begitu, polisi juga masih melakukan penyelidikan mendalam. 

"Kami terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Namun untuk motif sementara frustasi karena istrinya meninggal," kata Taufiq. 

Aksi bunuh diri diketahui setelah korban tidak terlihat di rumahnya pada Senin, 15 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Ayah korban melakukan pencarian, dengan ditemani sejumlah warga sekitar. Namun tak kunjung ditemukan. 

Hingga akhhirnya pada Selasa, 16 Juli 2019 sekitar pukul 04.00 WIB, ayah korban bersama tiga orang warga melihat posisi korban tewas bunuh diri di pohon karet. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)

Berita Terbaru