Terduga Pembunuh Nenek di Desa Tapen Kapuas Diringkus Setelah 2 Pekan Buron

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 17 Juli 2019 - 16:30 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Setelah buron selama kurang lebih 14 hari, terduga pembunuh nenek bernama Rahmah Wati, 63, warga Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, berhasil ditangkap polisi.

Pelaku berinisial JBI, 42, yang merupakan tetangga korban. JBI diringkus anggota tim gabungan dari Resmob Polres Kapuas, Polsek Kapuas Tengah dibantu Jatanras Polda Kalteng, Intelmob Polda Kalteng, dan Resmob Polres Gunung Mas.

Pelaku diringkus di jalan lintas trans Kalimantan, Desa Tuyun, tepatnya di Jembatan Ripi, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas pada Rabu 17, Juli 2019 dini hari.

"Iya, benar terduga pelaku pembunuhan sudah kami amankan. Saat ini sedang dibawa ke Polres Kapuas untuk proses lebih lanjut," ungkap Kasatreskrim Polres AKP Sony Rizky Anugrah mewakili Kapolres AKBP Tejo Yuantoro.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu lembar baju motif kembang terdapat becak darah dan satu lembar rok dalam warna krem terdapat bercak darah.

"Kami masih melakukan pencarian barang bukti berupa satu buah gunting warna putih," katanya.

Adapun pelaku dapat dikenai Pasal 338, KUHP tentang Tindak Pidana Dugaan Pembunuhan.

Pada berita sebelumnya, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Rabu, 3 Juli 2019 pagi.

Korban ditemukan pertama kali oleh anaknya bernama Hartono, 31, bersama istrinya saat mendatangi rumah sang ibu untuk membawa berobat anaknya.

Kemudian saat mengetuk pintu depan rumah korban, pintu tidak kunjung dibuka. Selain itu, tidak ada jawaban. Selanjutnya, Hartono ke belakang rumah dan masuk lewat pintu dapur yang tidak terkunci. 

Berita Terbaru