Tak Ada Perpeloncoan Selama MPLS di SMA Negeri 1 Sukamara

  • Oleh Norhasanah
  • 17 Juli 2019 - 16:46 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala SMA Negeri 1 Sukamara, Edi Kasim mengatakan, tidak ada perpeloncoaan selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS.

"Saya warning, tidak ada perpeloncoan. Ini juga sesuai edaran Dinas Pendisikan Provinsi," ujar Edi Kasim, Rabu, 17 Juli 2019.

"Seperti kaos kaki yang panjang sebelah, atau warna kous kakinya beda-beda, pakai topi kerucut dan segala macamnya pun tidak lagi dilakukan," ujarnya.

Menurut Edi, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun-tahun sebelumnya memang sempat dilakukan seperti itu, karena dilarang oleh pemerintah, sehingga hal tersebut tidak pernah dilakukan lagi.

"Kalau dulu memang sepertu itu, tetapi sekarang sudah tidak lagi, dan ini sudah disampaikan kepada panitia bahwa ini tidak dilakukan seperti metode dulu lagi, karena kita khawatir menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.

Kepala SMAN 1 Sukamara tersebut menambahkan, pembimbingan siswa baru tidak lagi diserahkan kepada kakak kelas, dimana pengurus OSIS hanya melakukan pendampingam kepada guru yang mengisi kegiatan.

"Sekarang tidak seperti dulu lagi, yang kakak kelasnya melakukan pembimbingan sedangkan guru hanya mengawasi, tetapi ini semua dilakukan oleh guru sedangkan OSIS hanya bantu-bantu saja, " tuturnya.

"Berdasarkan surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), untuk kaka tingkat itu tidak boleh lagi mengisi PMLS, artibya harus guru sendiri yang mengisi kegiatan, sedangkan mereka hanya pendamping pembantu saja," jelas Edi Kasim. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru