Nenek 60 Tahun Jadi Korban Serangan Buaya

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 Juli 2019 - 23:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang nenek berusia 60 tahun bernama Jumantan, warga Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi korban sambaran buaya, Kamis 18 Juli 2019. Beruntung, nyawanya terselamatkan, nenek itu hanya menderita luka di tangan kirinya.

Perempuan paruh baya tersebut menjadi korban sambaran buaya saat sedang mandi di Sungai Handi Sohor, sekitar pukul 06.50 WIB.

"Saat itu tante saya sedang gosok gigi di lanting sungai. Dan tangan kirinya langsung disambar buaya hingga terjatuh ke sungai," kata Syukran, keponakan korban.

Untungnya, saat korban jatuh ke sungai, buaya tersebut langsung melepas gigitan. Korban pun langsung menyelamatkan diri dan naik ke lanting.

Namun akibat sambaran buaya tersebut, tangan kirinya mengalami luka. Keluarga langsung membawa korban ke ke rumah sakit di Samuda untuk mendapat perawatan.

"Sudah tadi diobati di rumah sakit Samuda. Aan alhamdulillah tidak terlalu parah lukanya," kata Syukran.

Terkait serangan buaya kesekian kalinya itu, warga sekitar pun saat ini waspada. Bahkan sejumlah anak-anak yang sering mandi di sungai tersebut tidak berani lagi. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)


TAGS:

Berita Terbaru