870 Ribu ASN Pindah ke Kalimantan Gunakan Skema Right Sizing

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 19 Juli 2019 - 16:26 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam pemaparannya memberikan salah satu skema pemindahan aparatur sipil negara atau ASN ke Kalimantan sebagai ibu kota negara.

Melalui skema right sizing atau pengurangan jumlah ASN sebelum dipindahkan ini akan memigrasikan sekitar 870 ribu orang ASN.

“Berdasarkan penghitungan kami jika menggunakan skenario right sizing total ada sekitar 870 ribu aparatur yang berpindah,” kata Deputi Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy S. Prawiradinata dalam talk show Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara: Kalimantan Untuk Indonesia di Hotel Luansa, Jumat 19 Juli 2019.

Ia menjelaskan jumlah tersebut terdiri dari 111,5 ribu orang ASN dari warga yang beraktifitas di lembaga negara lingkup eksekutif, legislatf dan yudikatif.

Setelah itu, TNI dan Polri dengan anggota 25,7 ribu orang yang dipindah sebagian. Ditambah lagi dengan 480,2 ribu orang keluarga ASN maupun TNI Polri.

Terakhir ada pelaku ekonomi yang diperkirakan akan mencapai jumlah 184,2 ribu orang. Jumlah ini adalah estimasi jumlah penduduk yang beraktivitas di sektor ekonomi pendukung.

“Dengan jumlah ini diperkirakan akan membutuhkan sekitar 30 ribu hektar lahan. Penghitungan lahan ini berdasarkan Perpres No 73 Tahun 2011 tentang Pembangunan Bangunan Gedung Negara,” tandasnya. (HERMAWAN/B-5)

Berita Terbaru