Slamet Kembali Berulah, Hebohkan Warga Desa Kumpai Batu Atas dengan Naik Atap Rumah

  • Oleh Wahyu Krida
  • 21 Juli 2019 - 18:12 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Beberapa jam usai dievakuasi dari dalam sumur yang berada dibelakang rumahnya, Minggu, 21 Juli 2019 sekitar pukul 02.30 WIB, Slamet (57 tahun) warga Jalan Ahmad Dahlan, RT 5, Desa Kumpai Batu Atas (KBA) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali berbuat ulah.

Di hari yang sama, sekitar pukul 10.00 WIB, lelaki yang diduga mengalami depresi ini, diketahui naik ke atap rumahnya. Keruan ulahnya tersebut kembali menghebohkan keluarga dan tetangganya.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Kobar Agus Suhartono menjelaskan, Slamet menaiki hingga kebagian atap berjenis genting melalui kamar di rumahnya.

"Saat itu kepada keluarganya, Pak Slamet mengatakan bahwa ia mau tidur di kamar. Setelah di dalam kamar, Oa langsung mengunci pintu dan kemudian naik ke atap rumah dari dalam kamar tersebut," jelas Agus yang akrab disapa Kaboel ini.

Kaboel mengatakan, Damkar Konar menerima laporan dari keluarga Slamet sekitar pukuk 10.40 WIB.

"Syukurlah Pak Slamet, bersedia turun sendiri menggunakan tangga yang telah disiapkan sekitar pukul 12.38 WIB setelah berhasil dibujuk oleh keluarga, warga dan Petugas Damkar," jelasnya.

Saat ini, lanjut Kaboel, Slamet sudah dibawa dan dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

"Beliau diantarkan keluarga ke RSUD sekitar pukul 13.00 WIB. Kami juga memberikan pesan pada pihak keluarga agar tetap memantau secara intensif perilaku Pak Slamet. Bila beliau berulah lagi, tentunya bakal berpotensi bahaya," jelas Kaboel. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru