Dinas Perikanan Baritu Utara Diminta Lakukan Pengawasan Ilegal Fishing

  • Oleh Ramadani
  • 21 Juli 2019 - 19:42 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh - Memasuki musim kemarau, para petani keramba meminta Dinas Perikanan Kabupaten Barito Utara dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap aktivitas ilegal fishing.

Menurut salah satu petani keramba, Sri menyebutkan saat musim kemarau debit air di sungai Barito mulai menyurut.

Para petani keramba mulai memindahkan kerambanya ke daerah tengah Sungai Barito. Namun saat musim kemarau seperti ini banyak para oknum yang melakukan aktivitas pencarian ikan dengan cara terlarang atau ilegal fishing seperti memakai racun dan setrum.

"Untuk itu, kami para petani keramba meminta agar dinas perikanan dan para penegak hukum agar melakukan pengawasan dan penertiban para oknum yang merusak biota sungai," ungkapnya.

Dia mengatakan dengan adanya ilegal fishing didaerah keramba, maka akan berakibat pada lambatnya pertumbuhan ikan dan dapat menyebabkan kematian terhadap ikan yang dibudidayakan para petani keramba.

Selain itu diharapkan dinas perikanan dapat melakukan pendampingan terhadap para pembudidaya ikan untuk antisipasi kematian ikan saat musim kemarau seperti ini.

"Kita harapkan dinas perikanan bisa turun membantu para petani, baik mengajarkan cara pembudidayaan yang tepat disaat air surut seperti sekarang maupun memberikan obat untuk antisifasi kematian ikan," ujarnya. (RAMADHANI/B-6)

Berita Terbaru