Bupati Barito Utara Sebut APBD Kabupaten Masih Rendah

  • Oleh Ramadani
  • 22 Juli 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Nadalsyah menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara masih rendah.

Pada rapat evaluasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semester I (Januari-Juni) 2019 di aula Bappeda Litbang, Nadalsyah mengatakan, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Barito Utara yang pada 2024 PAD harus mencapai Rp 150 Miliar. 

"Dalam mencapai target tersebut dibutuhkan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh dari semua perangkat daerah penghasil dan perangkat daerah terkait," jelas Nadalsyah.

Lebih lanjut, realisasi PAD Kabupaten Barito Utara pada semester I (Januari sampai Juni 2019) sebesar 44 % yang berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang sah dan lain-lain PAD yang sah.

Bupati menyampaikan, aspresiasi dan penghargaan atas kerja keras perangkat daerah penghasil yang telah mencapai realisasi paling sedikit 50 % dari target pendapatan, yakni Dinas Perhubungan 109 %, Dinas Kesehatan 51 %, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah 51 %, dan Dinas Pertanian dengan realisasi 50 %. 

"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada semua pihak yang telah membantu Pemerintah Daerah dalam membiayai pembangunan di Kabupaten Barito Utara," kata Nadalsyah. 

Bupati meminta kepada seluruh Perangkat Daerah untuk dapat terus menggali potensi-potensi pada instansinya masing-masing dalam rangka peningkatan pendapatan daerah. 

"Silakan buat inovasi-inovasi yang berpotensi menghasilkan PAD dan ajukan regulasi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," tandas orang nomor satu di Barito Utara itu. (RAMADHANI/B-2)

Berita Terbaru