Jemaah Haji Asal Kotim Ini Bawa Ikan Abon untuk Tingkatkan Nafsu Makan Saat di Tanah Suci

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Juli 2019 - 23:14 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengaku sudah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci Mekah. Bahkan, untuk menjaga nafsu makannya, ia dan keluarga sengaja membawa ikan abon atau dikenal warga daerah ini ikan berabuk. 

"Kami tidak hanya membawa pakaian dan kelengkapan lainnya, namun kami juga bawa ikan berabuk, untuk menambah selera makan disana nanti," ujar salah seorang jemaah haji asal Kotim Maya Anisa Lestari, Senin, 22 Juli 2019. 

Dirinya sengaja membawa abon ikan gabus dari Sampit. Karena takut di sana makanannya tidak sesuai dengan lidahnya. Sehingga agar tetap menjaga nafsu makan, mereka membawa bekal abon tersebut. 

"Kalau disana harus banyak makan, agar asupan nutrisi tetap bagus dan stamina terjaga untuk terus beribadah. Sehingga ikan abon ini adalah satu upaya agar selera makan terus ada," kata Maya. 

Dirinya berangkat haji bersama adiknya. Jadwal keberangkatan sendiri yakni pada Jumat 26 Juli 2019 nanti. Sedangkan koper yang dibawa mereka sudah harus dikumpulkan ke Kementerian Agama (Kemenag) Kotim pada 24 Juli 2019 mendatang, karena akan lebih dulu dibawa ke tempat embarkasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Koper kami sudah siap semua, barang bawaan juga sudah kami masukan, tinggal kami kembalikan ke Kemenag nantinya," terang Maya. 

Selain itu, mereka juga membawa pelindung kepala, masker muka, semprotan air atauspray, sama botol minum supaya tidak dehidrasi. Karena saat ini di Makkah cuaca cukup panas, bahkan mencapai 48 derajat celcius. 

Sementara, Kepala Kemenag Kotim Syamsudin mengatakan, jemaah haji asal Kotim akan berangkat pada Jumat, 26 Juli 2019 mendatang. Dengan menggunakan bus ke embarkasi Banjarmasin. 

"Nanti jemaah haji asal Kotim yang jumlahnya sebanyak 217 orang akan berangkat melalui jalur darat menggunakan bus," terang Syamsudin. 

Dirinya berharap saat ini jemaah haji Kotim menjaga kesehatan. Agar pada saat melaksanakan ibadah haji nanti, bisa dengan khusuk dan menyelesaikan semua rukun haji. (MUHAMMAD HAMIM/B-2) 

Berita Terbaru