Ini Perkembangan Ekonomi Berbasis Digital di Kalteng

  • Oleh Budi Yulianto
  • 22 Juli 2019 - 23:42 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyak potensi di Kalteng yang dapat dipasarkan melalui digital alias secara online. Hal itu juga diakui Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Sri Adiningsih ketika berkunjung ke Palangka Raya, Senin, 22 Juli 2019.

Kehadiran rombongan Wantimpres untuk melakukan pertemuan dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota serta instansi terkait membahas berkaitan dengan tema sumber daya manusia dan ekonomi Indonesia di era digital. 

Sri menilai, generasi millenial Kalteng sudah melek digital. Banyak di antaranya termasuk di Palangka Raya memanfaatkan digital untuk menjadikan sebagai tempat usahanya.

Namun masih banyak yang harus dikembangkan karena potensi yang dimiliki Kalteng sangat besar. Terlebih jika nanti ditetapkan sebagai ibu kota negara.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengatakan, pihaknya telah menggandeng para pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM dalam memasarkan produknya.

"UMKM ada yang bekerjasama dengan Bukalapak. Kemudian dari segi pariwisata, hotel-hotel juga sudah masuk Traveloka. Lalu ada juga homestay di Tanjung Puting. Ini menunjukan bahwa era digital sudah mulai dilaksanakan," kata Fahrizal.

"Tinggal pengembangan lebih lanjut. Saya lihat, penggunaan jasa Gojek, Grab di Palangka Raya juga cukup banyak. Bahkan istri dan anak saya juga sering menggunakan jasa go food," imbuhnya.

Menurut Fahrizal, setelah melakukan pertemuan dengan Wantimpres dalam pembahasan tersebut, diharapkan dapat lebih mengenalkan produk digital sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik.

"Ke depan semua harus beradaptasi terhadap pengembangan tekhnologi karena sudah trennya pemasaran digital. Termasuk juga mungkin sekarang media sudah banyak yang online," pungkasnya. (BUDI YULIANTO)

Berita Terbaru