Pemkab Kotawaringin Timur akan Biayai Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Saraf

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 23 Juli 2019 - 15:12 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemkab Kotawaringin Timur akan menyeleksi seleksi terhadap putra putri asli daerah ini untuk dibiayai pendidikan pada jurusan dokter spesialis bedah saraf. 

"Kami akan menyeseleksi, minimal dua orang putra putri yang kami biayai pendidikan dokter spesialis bedah saraf," ujar Sekda Halikinnor, Selasa, 23 Juli 2019. 

Rencana tersebut tidak terlepas dari tidak adanya dokter saraf di RSUD Dr Murjani Sampit saat ini. Sedangkan dari data yang didapat, setidaknya ada 2 hingga 3 pasien yang mengalami gangguan saraf dirawat di RSUD Dr Murjani Sampit setiap hari. 

Pihak rumah sakit sendiri tidak bisa memberikan penanganan lebih, dan harus merujuk pasien ke Palangka Raya atau Banjarmasin. Kondisi ini yang menjadi perhatian pemerintah daerah. 

"Di Kalteng dokter bedah saraf hanya ada satu di Palangka Raya. Ini yang membuat kami membiayai putra putri Kotim untuk menempuh pendidik dokter spesialis saraf," kata Halikinnor. 

Nanti, bagi yang lolos seleksi akan dibiayai kuliahnya agar setelah lulus mereka bekerja di RSUD Dr Murjani Sampit.

"Ini kami khususkan bagi orang asli Kotim. Agar mereka terikat bekerja di Kotim bukan di daerah lain. Sehingga yang diberikan bukanlah beasiswa, namun biaya kuliah," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru