Masyarakat Bantah Ada Pungutan Liar di Jalan Lintas Muara Tuhup

  • Oleh Syahriansyah
  • 24 Juli 2019 - 12:20 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Aksi portal dilakukan sejumlah masyarakat di Jalan Lintas Kelurahan Muara Tuhup - Muara Laung. Kendati demikian, masyarakat membantah aksi itu sebagai modus melakukan pungutan liar.

Didi, warga Kelurahan Muara Laung, menjelaskan portal itu dilakukan berawal dari kondisi salah satu jembatan penghubung kini runtuh.

Warga di sana pun melakukan perbaikan jembatan tersebut secara swadaya. Seperti membeli beberapa material balok ulin, agar jembatan tersebut bisa dilalui

"Kita tidak pernah memungut kepada pengendara baik roda 2 maupun 4. Itu pemberian sukarela yang kami terima dari para pengendara yang melewati jembatan ini," kata Didi, Rabu, 24 Juli 2019.

Selain itu, portal yang dilakukan warga sebelumnya untuk menahan setiap truk tangki berukuran besar, agar tidak melewati jembatan tersebut. 

"Kalau ada laporan masyarakat yang mengatakan kami melakukan praktek pungli, maka kami siap mencabut pondasi di jembatan itu. Biar saja kembali runtuh. Sebab, sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah setempat," tambahnya. (RIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru