Opini WDP Pemkab Seruyan Jadi Cambuk Terhadap Tata Kelola Keuangan

  • Oleh Reno
  • 25 Juli 2019 - 11:00 WIB

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Tata kelola keuangan Pemkab Seruyan dinilai masih belum optimal dengan baik. Hal itu berkenaan opini keuangan Wajar Dengan Pengecualian atau WDP dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

"Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan perwakilan Kalimantan Tengah, Kabupaten Seruyan mengalami kemunduran satu tingkat dari Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP ke Wajar Dengan Pengecualian atau WDP," kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Seruyan Bambang Yantoko, Kamis 25 Juli 2019.

Menurut Bambang, hasil audit tersebut bahwa adanya kemunduran yang diperoleh Kabupaten Seruyan dan kondisi itu merupakan cambuk terhadap tata kelola keuangan daerah.

"Ini sebenarnya cambuk dan tamparan keras dalam tata kelola keuangan daerah kita. Kedepan kita berharap lebih baik dari ini, paling tidak kembali ke WTP," sebut Bambang.

Ia meminta agar Pemkab bisa lebih bersungguh-sungguh lagi dalam mengelola tata keuangan agar opini keuangan ini bisa kembali meraih WTP.

Menurut politikus Golkar itu, perolehan tersebut membuat banyak pihak kecewa, mengingat Seruyan gagal dalam mempertahankan prestasi yang sudah diraih. (RENO/m)

Berita Terbaru