Tangkap Ikan dengan Racun dan Setrum bakal Ditindak Tegas

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 27 Juli 2019 - 11:26 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Upaya menjaga kelestarian wilayah perairan, Polair Polres Kotawaringin Barat (Kobar) mengajak nelayan menggunakan alat tangkap sesuai aturan.

Bagi mereka yang nekat menangkap ikan dengan racun atau setrum akan ditindak tegas.

Kasat Pol Air Iptu Hebert P Simanjuntak mewakili Kapolres Kobar AKBP Arie Sandi ZS mengatakan, intinya harus sesuai aturan baik yang berprofesi nelayan maupun masyarakat lainnya.

"Terlebih bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, dalam menangkap ikan supaya memperhatikan biota itu sendiri. Di mana tempat dia menangkap ikan arus dijaga kelestariannya," ujar dia, Jumat, 26 Juli 2019.

Hebert juga menegaskan, agar tidak serampangan atau dengan menghabiskan ikan dengan cepat, menggunakan alat tangkap yang tidak sah atau dilarang seperti alat listrik dan alat tangkap berbahan yang dilarang seperti racun atau lainnya.

"Pakai listrik atau setrum dan racun itu nantinya bisa merugikan kita semua, karena biota terganggu dan akan punah," tegasnya.

Dia menjelaskan, seringkali melakukan sosialisasi langsung di lingkungan masyarakat seperti di daerah Tanjung Putri, Kapitatan, Teluk Bogam, dan daerah perairan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih tertib.

Tingkat kejahatan dalam menangkap ikan mengalami penurunan pada tahun ini. Hingga kini pihaknya baru menemukan ada 1 kasus penangkapan ikan dengan cara menggunakan alat yang dilarang.

"Kasus pelanggaran penangkapan ikan menurun, berarti masyarakat sudah mulai mengerti. Namun kita terus melakukan pantauan dan sosialisasi bagi masyarakat yang belum mengerti," tuturnya. (DANANG/B-3)

Berita Terbaru