Pemerintah Kota Bertekad Wujudkan Sekolah Model SPMI Mandiri 

  • Oleh Budi Yulianto
  • 28 Juli 2019 - 13:06 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya bertekad untuk mewujudkan Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal atau SPMI Mandiri. 

Artinya, sekolah yang berstatus mandiri nantinya tidak akan lagi bergantung bantuan pada pemerintah. 

"Pemerintah kota memiliki 10 Sekolah Model SPMI untuk tingkat SD dan 5 tingkat SMP," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, Sabtu, 27 Juli 2019.

"Pemerintah juga sudah mencanangkan Sekolah Model SPMI secara mandiri. Untuk SD dicanangkan ada 139 sedangkan SMP berjumlah 50," ungkapnya.

Tekad tersebut dilakukan untuk memperbaiki mutu pendidikan khususnya di kota cantik. Ini juga sebagai upaya menghadapi jika Kalteng ditetapkan ibu kota negara.

"Tentu saja pemindahan ibu kota, apapun realitanya nanti, kita siap nggak siap harus siap," tegasnya.

Namun, Umi juga menegaskan bahwa jadi atau tidaknya Kalteng sebagai ibu kota, pembangunan harus terus berlanjut terutama dalam hal pembangunan bidang mutu pendidikan.

Sementara itu, Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi mengatakan bahwa program pembinaan sekolah model ini merupakan bagian dari program kementerian pendidikan dan kebudayaan dalam rangka mencapai sekolah yang berkualitas.

Oleh sebab itu, lanjut dia, perlu diberikan dukungan kuat terhadap sekolah yang sudah terpilih agar dapat menunjukan sekolah layak menjadi panutan. 

"Setidaknya pada saatnya nanti sekolah model harus bisa menjadi sekolah mandiri. Tidak perlu mendapat bantuan dari pemerintah tapi bisa mandiri," ungkapnya.

"Kenapa harus seperti itu? Karena kita ingin di Indonesia sekolah berkualitas bukan hanya sekolah milik pemerintah tapi semua sekolah harus berkualitas. Kuncinya bagaimana mempercepat pemerataan kualitas pendidikan," imbuhnya. 

Berita Terbaru