Dinas Kesehatan Kapuas Terus Berupaya Tekan Angka Stunting

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 30 Juli 2019 - 12:06 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Kapuas akan terus berupaya memaksimalkan menekan angka kasus stunting. Itu dilakukan melalui kerjasama dengan lintas sektor maupun instansi terkait.

"Ini tugas yang sangat berat. Kendala kita selama ini, dukungan atau kerjasama dan komitmen lintas sektor yang belum maksimal," ucap Apendi, Selasa, 30 Juli 2019.

Dia menjelaskan, untuk menurunkan angka stunting tidak bisa sempurna apabila masing-masing lintas sektor atau organisasi perangkat daerah lain tidak mendukung.

Apendi menambahkan, peran dinas kesehatan hanya memiliki kontribusi 30 persen untuk menurunkan angka stunting. Dan 70 persen merupakan dukungan dari SOPD atau instansi lain. Seperti Bappeda sebagai perencanaannya, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Dinas KB terkait kesetaraan gender, Dinas PU (terkait sanitasi).

Kemudian dari Dinas Pendidikan, Dinas PMD (harus menganggarkan dana stunting di setiap anggaran desa), serta dukungan keterlibatan pihak pemerintahan desa maupun masyarakat.

"Dalam penanganannya, masalah penurunan stunting ini ada dua yaitu penanganan spesifik berada di Dinas Kesehatan untuk masalah gizi dan kebutuhan bayi lainnya dalam 1.000 hari pertama sejak dalam kandungan," ucapnya.

Sedangkan, penanganan sensitif dilakukan lintas sektor, seperti Dinas PU terkait sanitasi jamban sehat dan air bersih. Sehingga, dengan reran aktif semua pihak dapat menekan terjadinya angka stunting. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru