Sekretaris Daerah Tegaskan tidak Semua Lahan di Kalteng Gambut

  • Oleh Budi Yulianto
  • 30 Juli 2019 - 17:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri menegaskan tidak semua lahan di Bumi Tambun Bungai gambut. 

Penegasan tersebut sebagai jawaban atas isu yang berkembang di pemerintah pusat bahwa kandidat calon ibu kota pemerintahan Indonesia berlahan gambut.

"Saat ini, Kalteng merupakan salah satu kandidat calon ibu kota (pemerintahan Indonesia). Isu berkembang adalah lokasi calon ibu kota lahan gambut. Padahal lokasi yang dialokasikan itu berada di bagian pertengahan dan utara Kalteng," kata Fahrizal ketika menghadiri rapat koordinasi restorasi gambut di Palangka Raya, Selasa, 30 Juli 2019.

"(Lahan yang dipilih sebagai lokasi calon ibu kota Negara) terletak di segitiga emas, Kota Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas. Di Kalteng kurang lebih 3 juta hektare lahan gambut terbentang di bagian selatan. Kita luasnya 15.400 juta hektare. Jadi mungkin cuma sepertiganya saja lahan gambut," ungkapnya.

Sekda memantapkan lagi bahwa lokasi segitiga emas berada di ketinggian sekitar 50 sampai dengan 70 meter di atas permukaan laut. 

"Jadi itu tidak adalah masalah. Termasuk airnya. Saya berharap, isu gambut dan kualitas air tidak menggangu niatan untuk memindahkan ibu kota ke Kalteng. Kita ingin daerah kita maju dan berharap dukungan dari semuanya," bebernya.

Soal kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak munculnya kabut asap, sekda juga menegaskan itu sebenarnya tanggung jawab bersama untuk menjaga kawasan gambut supaya tidak terjadi kebakaran. (BUDI YULIANTO/B-3/Adv)

Berita Terbaru