Pengamat Sebut untuk Lolos Seleksi Pra PON Mental 7 Pesepakbola Kobar Harus Dibenahi

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 30 Juli 2019 - 20:46 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak tujuh pesepakbola asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dipanggil mengikut seleksi Pra Pon Kalteng 2019.

Jumlah pesepakbola Kobar yang dipanggil merupakan yang terbanyak bila dibanding dengan daerah lain.

Namun, pengamat sepak bola menilai untuk lolos seleksi Pra PON maka mental ke tujuh pemain tersebut perlu dibenahi.

Pengamat bola yang juga mantan pelatih Porprov Kobar 2014 Yusro Arodi mengatakan, ketujuh pemain yang dipanggil ikut seleksi itu mempunyai talenta yang baik, tetapi mental mereka masih perlu digembleng.

"Hal ini menunjukkan Kobar punya prestasi yang unggul bila dibanding dengan daerah lain. Harapannya dari PSSI agar dapat memanggil tujuh pemain tersebut untuk digembleng, baik fisik atau stamina maupun mental," ujarnya, Selasa, 30 Juli 2019.

Yusro Arodi, yang juga mantan pemain bola bersama Asabab Surabaya dan Mitra Surabaya di Liga Indonesia 1990, berharap ada kerja sama antara Dispora dan PSSI Kobar untuk kelangsungan proses seleksi dari tujuh pemain tersebut.

Lebih lanjut, ia menyampaikan berdasarkan informasi yang diperoleh segala biaya ditanggung oleh daerah masing-masing dan mereka pun juga tidak memiliki biaya untuk seleksi.

"Ini kesempatan langka, jangan sampai hannya numpang lewat atau hanya ikut seleksi tapi tidak terpilih dalam skuat tim," tegasnya.

Menurut mantan pelatih yang mampu membawa Persebun merebut medali emas pada Porprov Kalteng 2014 itu, jelang Porprov 2022, PSSI Kobar harus membuat turnamen usia dini. Sehingga mimpi untuk menjadi juara dapat terwujud.

"Segala sesuatu jika dipersiapkan jauh-jauh hari tentu hasil yang didapat akan lebih maksimal," tuturnya. (DANANG/B-3)

Berita Terbaru