Pembunuh dan Penyerangan Polisi di Bukit Santuai Tewas Saat Dilarikan ke Rumah Sakit 

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 31 Juli 2019 - 22:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pelaku pembunuhan terhadap warga dan pembacokan terhadap anggota polisi  di Desa Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit.

"Pelaku pembunuhan tersebut meninggal saat dibawa ke rumah sakit, karena luka tembak yang dialaminya," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, saat memantau langsung di rumah sakit, Rabu, 31 Juli 2019 malam. 

Luka tembak yang dialami pelaku berinisial JN tersebut, karena saat itu dirinya melakukan perlawanan terhadap anggota. Bahkan saat hendak ditangkap, pelaku mengejar polisi hingga mebacoknya. 

Melihat kondisi ini polisi lainnya langsung mengambil tindakan, dengan menembak bagian pinggang dan kaki korban. Setelah mendapatkan tembakan tersebut, pelaku terjatuh. Dan langsung diamankan oleh polisi dengan dibantu warga sekitar. 

"Saat kejadian, anggota kami sudah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali kepada pelaku. Namun dirinya melah mengejar aparat dan membacok anggota kimi hingga alami luka dan mendapatkan 8 jahitan. Sehingga anghota lainnya langsung mengambil tindakan dengan menembak pelaku," terang Rommel. 

Saat ini jasad pelaku sudah berada di Kamar Jenazah RSUD Dr Murjani Sampit, untuk divisum. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru