Angkatan Kerja Barito Timur Kurang Keahlian

  • Oleh Prasojo Eko Aprianto
  • 01 Agustus 2019 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Ketenakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Barito Timur kini sedang dihadapkan dengan keterbatasan ketrampilan angkatan kerja di tengah kebutuhan perusahaan yang selalu bergerak dinamis.

"Problem utama kita adalah terbatasnya skill para pencari kerja, karena rata-rata dari lulusan SLTA, sehingga target dari Bupati belum bisa tercapai, untuk langsung turun kedunia kerja," kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Bartim Darius Adrian, Kamis 1 Agustus 2019.

Untuk itu, pihaknya sedang mengintensifkan peningkatan akses mutu angkatan kerja dengan mengikuti pelatihan agar skill yang mereka miliki sesuai dengan kebutuhan yang dicari perusahaan yang beroperasi di wilayah Barito Timur.

Menurut Darius, pencari kerja dengan keterbatasan keahlian akan sulit memperoleh jenjang karier yang berimplikasi pada kesejahteraan. "Kalau masuk perusahaan tidak cukup punya skill, akhirnya masuk informal. Kita dorong mereka masuk Balai Latihan Kerja (BLK),\ agar semua ada kesempatan memiliki skill," tuturnya.

Tambah Darius, dalam pelatihan pembuatan alumunium, dan operator alat berat jenis Doser, saat ini perusahaan batu-bara dan perkebunan sangat membutuhkan.

"Untuk alumunium saat ini lebih banyak didatangkan dari Provinsi Kalsel, alangkah baiknya para pekerja ini bisa membuat sendiri sehingga ini salah satu cara meningkatkan perekonomian," pungkansya. (PRASOJO/B-2)

Berita Terbaru