KKN UPR Lebih Ditekankan ke Pengembangan Daerah

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 01 Agustus 2019 - 19:06 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahasiswa Universitas Palangka Raya yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 'Kota Cantik' lebih ditekankan ke pengembangan daerah.

“Program yang dilaksanakan mahasiswa kami adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penyiapan lahan tanpa bakar, pariwisata, dan pengembangan produk penunjang pariwisata,” kata Kepala Pusat Pengembangan KKN Universitas Palangka Raya Darma Natsir di halaman Balai Kota Palangka Raya, Kamis, 1 Agustus 2019.

Ia mengatakan, total peserta KKN yang ditugaskan di Kota Palangka Raya ada 105 orang. Mereka dibagi menjadi 15 orang per kelompok.

"Jadi para peserta KKN tersebut terdiri dari berbagai fakultas, kecuali kedokteran," tuturnya.

Darma mengakui tidak semua mahasiswa ditempatkan di daerah pinggiran karena ada peserta KKN yang berkebutuhan khusus.

Iapun membeberkan sebenarnya Wali Kota Palangka Raya lebih mendorong pelaksanaan KKN di Kecamatan Rakumpit. Namun tetap harus melakukan seleksi untuk mahasiswa yang memang tidak bisa dipaksa ke daerah terpencil.

"Jadi kami akan melihat bagaimana para peserta KKN dalam bermasyarakat dan mengaplikasikan ilmu mereka di tengah-tengah masyarakat," tuturnya. (HERMAWAN DP/B-3)

Berita Terbaru