Pemkab Kotawaringin Timur Diminta Revitalisasi Pasar Tradisional

  • Oleh Naco
  • 03 Agustus 2019 - 10:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Ida Laila menegaskan agar revitalisasi pasar tradisional memang harus dilakukan sejak sekarang.

Apalagi kata dia di tengah gempuran pasar modern seperti saat ini tidak bisa jika harus melupakan pasar tradisional. Karena di pasar tradisional itu  ekonomi masyarakat akan hidup.

"Di pasar tradisional ini uang akan beredar, tapi kalau dipaksakan ke pasar modern uang tidak beredar dan cenderung dikuasai oleh  pemilik pasar itu sendiri," kata dia, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Dijelaskan Ida Laila setidaknya pasar di dalam kota perlu rehabilitasi itu seperti pasar Keramat, karena itu pasar sebagai nadi perekonomian masyarakat dan harus diberdayakan dan ditata dengan baik oleh pemerintah.

Ia juga menekankan agar pasar Keramat memang harus dibenahi, apalagi kondisinya sudah banyak rusak, kalau tidak mulai dari sekarang justru jadi kekhawatiran kekdepannya sulit lagi untuk menata dan membenahinya.

Ida Laila sepakat dengan rencana untuk revitalisasi pasar keramat, namun perlu dicatat untuk jumlah pedagang harus sesuai dengan jumlah awal, sehingga nanti tidak muncul persoalan seperti di pasar Eks Mentaya. 

"Jangan sampai jumlah pedagang awal berubah dari jumlah saat ingin direlokasi," tandas politisi PPP itu.

Lanjut Ida, pedagang lama harus skala prioritas, karena tidak mungkin memasukan orang baru agar tidak jadi polemik kedepannya nanti. (NACO/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru