Fraksi Indonesia Raya Sampaikan Catatan Raperda Penataan Desa

  • Oleh Norhasanah
  • 03 Agustus 2019 - 12:56 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Fraksi Indonesia Raya DPRD Kabupaten Sukamara berikan catatan mengenai padangan umumnya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penataan desa yang disampaikan pemerintah setempat beberapa waktu lalu.

Sekretaris Frkasi Indonesia Raya DPRD Sukamara, Sukardi meminta agar dalam Raperda tersebut juga mengatur masalah jumlah penduduk desa.

"Terkait Raperda tentang Penataan Desa tolong diatur misalnya jumlah penduduk, jumlah KK harus sesuai, walau pun wilayahnya itu dengan kondisi yang tidak sama," pinta Sukardi, Sabtu, 3 Agustus 2019.

Dalam rancangan peraturan daerah tersebut, Sukardi meminta agar pemerintah pemerintah dapat melaksanakannya sebaik mungkin, sehingga sesuai dengan apa yang diharapakan.

"Pemerintah Daerah harus mampu untuk merealisasikan aturan ini," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penataan desa adalah upaya untuk efektivitas penyelenggaraan pemerintah desa.

"Penyusunan Raperda ini dilakukan sebagai penyusunan terhadap ketentuan peraturan menteri dalam negeri nomor 1 tahun 2017 tentang penataan desa," ucap H Ahmadi.

"Ini sebagai upaya untuk efektivitas penyelenggaran pemerintah desa, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, mempercepat peningkatkan publik, mempercepat peningkatan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan daya saing desa," terangnya.

Menurut Ahmadi, melalui Raperda tersebut pemerintah daerah dapat melakukan penataan desa melalui pembentukan, pembangunan, penghapusan dan perubahan status desa berdasarkan evaluasi tingkat perkembangan pemerintah desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Seluruh mekanisme tersebut telah dirumuskan terperinci dalam peraturan daerah, sehingga harapannya kedepan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, maupun pemerintah desa dalak pelaksanaan penataan desa diwilayah Kabupaten Sukamara," ujar H Ahmadi. (NORHASANAH/B-5)

Berita Terbaru