Kemenag Kapuas Upayakan Alat Lebih Canggih untuk Rukyatul Hilal

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 04 Agustus 2019 - 16:22 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Kapuas berencana mengupayakan peralatan lebih canggih, untuk rukyatul hilal.

Apalagi, rukyatul hilal dilakukan tiga kali dalam setahun. Mulai dari penentuan awal bulan puasa, penentuan Hari Raya Idul Fitri, dan penentuan Hari Raya Idul Adha.

Kepala Kantor Kemenag Kapuas, Ahmad Bahruni menjelaskan kendala selama ini. Selain faktor cuaca, juga peralatan yang dimiliki masih belum memadai.

"Ke depannya akan kita usahakan untuk rukyatul hilal, menggunakan alat yang lebih canggih seperti teleskop bintang. Lebih jauh jangkauannya," kata Bahruni, Minggu, 4 Agustus 2019.

Kemenag Kapuas saat ini masih menggunakan peralatan seadanya untuk melakukan rukyatul hilal. Dan baru-baru ini digunakan untuk rukyatul hilal awal bulan Dzulhijjah 1440 H atau penentuan Hari Raya Idul Adha.

"Hari Kamis tanggal 1 Agustus 2019 lalu kita gunakan alat itu, tetapi hilalnya tidak terlihat. Mungkin karena beberapa faktor, seperti alat yang digunakan kurang memadai hingga kondisi cuaca yang berawan," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Hisab Rukyat Kemenag Kapuas, Supriatin menjelaskan untuk penentuan awal Dzulhijjah menjadi patokan dalam pelaksanaan Idul Adha.

"Untuk Indonesia dari hasil penetapan Menteri Agama, Hari Raya Qurban jatuh pada tanggal 11 Agustus atau 10 Dzulhijjah 1440 H," tuturnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru