Gubernur Tegaskan Pembentukan Provinsi Kotawaringin Bukan untuk Kepentingan Politiknya

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 06 Agustus 2019 - 08:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Gubernur Kalimantan Tengah atau Kalteng Sugianto Sabran menegaskan keinginan pembentukan Provinsi Kotawaringin bukan untuk kepentingan politik pribadinya.

Penyataan tersebut ia sampaikan pada pengukuhan Presidium Daerah Persiapan Provinsi Kotawaringin di Sampit, Senin malam, 5 Agustus 2019.

"Ini bukan untuk kepentingan politik saya. Ini untuk masyarakat di lima kabupaten," ujar Gubernur.

Sugianto menepis adanya upaya untuk menarik simpatik masyarakat. Agar pada  sudah Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendapat dukungan dari warga Kalteng untuk terpilih kembali menjadi gubernur. 

"Keluarga kami tidak dilatih untuk melakukan hal seperti itu. Karena keluarga kami dilatih untuk berjuang agar bisa mencapai suatu tujuan. Jadi ini bukan untuk kepentingan politik saya," ulang Gubernur. 

Dalam kesempatan itu Gubernur juga meminta masyarakat di daerah ini agar tidak terprovokasi isu yang bisa merusak Kamtibmas di Kalteng ini. Terutama isu yang menjurus ke suku, agama, ras, dan golongan (SARA). Karena hal itu akan merusak ketentraman daerah ini. 

"Jadi jangan sampai ada yang memanfaatkan rencana pemekaran provinsi baru ini untuk merusak situasi kamtibmas di Kalteng. Karena apa yang dilakukan ini murni untuk masyarakat," kata Gubernur. 

Sementara, lima kabupaten yang diusulkan masuk dalam provinsi baru tersebut yakni Kotawaringin Timur, Seruyan, Lamandau, Kotawaringin Barat, dan Sukamara. (MUHAMMAD HAMIM/B-5/ADV)

Berita Terbaru