32 Remaja Pulang Pisau Berkompetisi di Grand Final Pemilihan Duta GenRe

  • Oleh James Donny
  • 06 Agustus 2019 - 09:30 WIB

BORNEONEWS,  Pulang Pisau - Sebanyak 32 remaja Pulang Pisau berkompetisi pada malam Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana atau GenRe Tingkat Kabupaten Pulang Pisau,  Senin, 5 Agustus 2019 tadi malam. 

Pada acara yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pulang Pisau tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dan instansi vertikal.  

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo diwakili Plt  Kepala DP3AP2KB Pulang Pisau, Eknamensi Tawun dalam sambutannya mengatakan bahwa program generasi berencana (GenRe)  adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. 

"Dalam kegiatan ini diberikan pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana,  serta menikah penuh dengan perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi," terang Tawun menyampaikan sambutan Bupati tersebut. 

Menurutnya untuk meningkatkan promosi program Genre diperlukan figur motivator dari kalangan remaja. "Figur inilah yang akan menjadi wakil atau Duta Genre,  khususnya sebagai motivator untuk remaja di Kabupaten Pulang Pisau," ujar pria yang juga menjabat Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Pulang Pisau ini. 

Duta Genre ini diharapkan mampu melakukan sosialisasi dan promosi program Genre di lingkungan remaja dengan lebih efektif. "Karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari,  oleh dan untuk remaja sehingga tercipta suasana ramah remaja," ujar Tawun. 

Selain itu juga katanya Icon Duta GenRe akan memberi nilai lebih dalam sosialisasi dan promosi program generasi berencana. 

"Harapan kita melalui kegiatan ini akan ada perubahan sikap dan perilaku yang positif dalam pengembangan diri secara mental,  fisik,  intelektual, spiritual dan sosial di kalangan remaja dan pelajar Kabupaten Pulang Pisau," pungkasnya. (JAMES DONNY/B-5)

Berita Terbaru