Loka POM Kobar Sita Ribuan Kosmetik Tanpa Izin Edar dan Diduga Mengandung Zat Berbahaya

  • Oleh Wahyu Krida
  • 07 Agustus 2019 - 16:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kotawaringin Barat (Kobar) menyita sekitar 302 jenis kosmetik dengan jumlah 4.074 tanpa izin edar atau yang diduga mengandung kimia berbahaya.

Ribuan kosmetik ini disita dari beberapa toko yang menjual kosmetik tersebut di Pangkalan Bun beberapa hari yang lalu.

Kepala Loka POM Kobar Kodon Tarigan, Rabu, 7 Agustus 2019 menjelaskan total  item yang disita tersebut senilai Rp 72.403.000.

"Dalam kegiatan operasi pasar ini, kami bekerjasama dengan anggota Polri. Awalnya kami tidak mengharapkan ditemukannya kosmetik tanpa izin edar atau yang terindikasi mengandung zat berbahaya. Lantaran kegiatan serupa sudah kami lakukan. Ternyata hal tersebut masih kami temukan juga," jelas Kodon.

Lantaran dalam kegiatan ini pihaknya masih mengedapankan cara persuasif dan pembinaan, maka para pedagang yang terkena razia tidak dikenai sanksi pidana.

"Rata-rata mereka menjual produk tersebut lantaran ketidaktahuannya terkait apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM atau mengandung zat berbahaya. Namun mereka tetap kami minta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut," jelas Kodon.

Karena, lanjut Kodon, bila mereka mengulangi lagi menjual produk tanpa izin edar atau yang terindikasi mengandung zat kimia berbahaya maka sanksi pidana bakal menjerat mereka.

"Berdasarkan UU kesehatan, penjual produk kosmetik tanpa izin edar atau yang terindikasi mengandung zat kimia bakal dijerat dengan sanksi pidana maksimal 15 tahun penjara," jelas Kodon. (WAHYU KRIDA/B-2)

Berita Terbaru